PSIKOEDUKASI PARENTING SELF-EFFICACY BAGI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
DOI:
10.29303/jppm.v5i2.3091Published:
2022-05-29Downloads
Abstract
Memiliki anak berkebutuhan khusus membawa dampak bagi orang tua. Hal ini disebabkan karena perkembangan anak berkebutuhan khusus tentu berbeda dengan tahap perkembangan di mana anak tersebut memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga memengaruhi praktik parenting atau pola pengasuhan yang dilakukan orangtua. Parenting self-efficacy menjadi pembeda atas keberhasilan orang tua dalam mengasuh anak. Parenting self-efficacy sendiri diterjemahkan sebagai sebuah komponen kognitif dalam kompetensi pengasuhan (parenting) yang menunjukkan persepsi orang tua mengenai kompetensi yang dimilikinya dalam menjalankan perannya sebagai orang tua dan kemampuan untuk mempengaruhi perilaku dan perkembangan anak secara positif. Tujuan diadakannya pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman atau psikoedukasi kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus mengenai pentingnya parenting self efficacy dalam upaya meningkatkan keterlibatan orang tua dan mempebesar kemungkinan keberhasilan treatment yang dijalani oleh anak. Dari psikoedukasi yang telah diberikan, diharapkan orang tua dari anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengetahui bagaimana dampak positif parenting self-efficacy orang tua terhadap kemajuan dan keberhasilan treatment anak.
Keywords:
Psikoedukasi Parenting Self-Efficacy Orang Tua Anak Berkebutuhan KhususReferences
Bandura, A. (2001). Social Cognitive Theory: An Agentic Perspective. Annual Review Psychology, 52, 1-26. http://dx.doi.org/10.1146/annurev.psych.52.1.1
Brooks, J. (2008). The Process of parenting 7th ed New York. New York: Mc Graw Hill
Coleman, P. K., & Karraker, K. H. (1998). Self-efficacy and parenting quality: Findings and future applications. Developmental review, 18(1), 47-85.
Hardman, C.J. Drew, and M. Egan.(2002). Human Exceptionality Society, School, and Family. Boston: A Pearson Education Company.
Hetherington, E. M. & Parke, R. D. (1999). Child psychology: A contemporary viewpoint. Boston, MA: McGraw-Hill College.
Heward, W. L. (2003). Ten faulty notions about teaching and learning that hinder the effectiveness of special education. The journal of special education, 36(4), 186-205.
Hoza, B., Owens, J. S., Pelham, W. E., Swanson, J. M., Conners, C. K., Hinshaw, S. P., ... & Kraemer, H. C. (2000). Parent cognitions as predictors of child treatment response in attention-deficit/hyperactivity disorder. Journal of abnormal child psychology, 28(6), 569-583.
Lambrechts, G., Van Leeuwen, K., Boonen, H., Maes, B., & Noens, I. (2011). Parenting behaviour among parents of children with autism spectrum disorder. Research in Autism Spectrum Disorders, 5(3), 1143-1152.
Trunzo, A. C. (2006). Engagement, parenting skills, and parent-child relations as mediators of the relationship between parental self-efficacy and treatment outcomes for children with conduct problems (Doctoral dissertation, University of Pittsburgh).
Wahy, H. (2012). Keluarga sebagai basis pendidikan pertama dan utama. JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 12(2).
License
Copyright (c) 2022 ayu hapsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

