Analysis of High Order Thinking Skills of High School Students in Solving Heat and Thermodynamics Problems
DOI:
10.29303/jpft.v11i1.8030Diterbitkan:
2025-03-27Unduhan
Abstrak
Higher order thinking skills are skills that 21st century students should have in order to compete globally. Higher-order thinking skills involve complex thinking processes, including analysing, evaluating and creating. This study aims to analyse students' higher order thinking skills in solving heat and thermodynamics problems. The samples used in this study were grade 12 students in the 2024/2025 academic year, as many as 64 students. Data collection was carried out through the results of high thinking ability tests on heat and thermodynamics material with Bloom's tachnosomy domain levels C4, C5, and C6. The method used is quantitative method with purposive sampling technique. The results of this study, students have the ability to analyse (C4) by 61.34%, the ability to evaluate (C5) by 26%, and the ability to create (C6) by 12.66%. The conclusion of this study is that students are in the good category in the analysing aspect, the less category in the evaluating aspect and the very less category in the creating aspect. This means that students can complete the completion stage but are less able to compile information so that they are unable to produce perfect answers.
Kata Kunci:
HOTS heat thermodynamicsReferensi
Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Faizin, M., & Mambrasar, O. (2022). Hubungan Kreativitas Guru Dengan Minat Baca Siswa Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Alfa Omega Waisai. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1): 59-66.
Firdausi, B. W., Warsono, W., & Hasanah, I. A. (2022). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(2): 229-243.
Gaol, B.K.L., Silaban, P.J., & Sitepu, A. (2022). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Tema Lingkungan Sahabat Kita Di Kelas V SD. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran). 6(3): 767-782. DOI: https://doi.org/10.33578/pjr.v6i3.8538
Halim, A. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil Dan Menegah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Mamuju, Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(2): 157-172. DOI: https://doi.org/10.46821/bharanomicss.v1i1.14
Irvan, A.I., Afgani, M.W., & Isnaini, M. (2023). Filosofi Penelitian Kuantitatif Dalam Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4):1407-1417.
Khotimah, K., Nyeneng, I.D.P., & Sesunan, F. (2017). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Respons Bahan JAar Multipresentasi Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Pembelajaran Fisika Universitas Lampung, 5(3).
Komariyah, S., & Laili, A.F.N. (2018). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Kemampuan Hasil Belajar Matematika, Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 4(2): 55-60.
Lestari, D., Asbari, M., & Yani, E.E. (2023). Kurikulum Merdeka: Hakikat Kurikulum Dalam Pendidikan. Jurnal Sistem Informasi dan Managemen, 2(5): 85-88.
Nadhiroh, S., & Anshori, I. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajara Dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Fitrah: Journal of Islamic education, 4(1): 56-68. DOI: https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.292
Safna, O.P., & Wulandari, S.S. (2022). Pengaruh Motivasi, Disiplin Belajar, Dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 4(2): 140-154. DOI: https://doi.org/10.37680/scaffolding.v4i2.1458
Sirait, R.A., Nasbay, H., & Budi, E. (2024). Rancangan Modul Elektronik Dilemma-STEAM Pada Materi Energi Terbarukan, Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal). https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/prosidingsnf/article/view/41886/16617 [diakses pada 4 Juni 2024].
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryaman, M. (2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra, 13-28.
Vhalery, R., Setyastanto, A.M., & Leksono, A. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1): 185. DOI: https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11718
Wakhidyah, S. H., Supriadi, B., & Anggraeni, F. K. A. (2023). Analysis of High-Order Thinking Skills of High School Students in Solving Problems Related to Temperature and Heat. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 9(1), 70–77. https://doi.org/10.29303/jpft.v9i1.4778 DOI: https://doi.org/10.29303/jpft.v9i1.4778
Yurika, U.L., Marlina, L., & Wiyono, K. (2023). Analysis of Physics E-LKPD Needs Based on Problem-Based Learning to Improve Students’ Critical Thinking Skills. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 9(1): 177-184. DOI: https://doi.org/10.29303/jpft.v9i1.5093
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sasti Handayani Wakhidyah, Imam Mudakir, Sri Wahyuni

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

