Pelatihan Kelompok Guru SMP Malaka Tengah dalam Pemanfaatan Real Laboratory dan Virtual Laboratory Materi Fisika
DOI:
10.29303/jppm.v8i4.10051Published:
2025-09-11Downloads
Abstract
Pembelajaran fisika seharusnya tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan keterampilan psikomotor dan sikap ilmiah siswa. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan praktikum masih jarang dilakukan di sekolah menengah pertama, terutama karena keterbatasan fasilitas, rendahnya keterampilan guru dalam mengoperasikan alat, serta minimnya motivasi untuk memanfaatkan laboratorium. Menanggapi kondisi tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di SMP Negeri 1 Malaka Tengah dengan tema “Pelatihan Penggunaan Real Laboratory dan Virtual Laboratory pada Materi Fisika.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan praktikum berbasis Real Laboratory menggunakan KIT IPA-Fisika dan Virtual Laboratory berbasis PhET Simulation. Pelatihan dilaksanakan melalui lima sesi, meliputi penguatan konsep listrik dan optik, pengenalan alat praktikum, penggunaan KIT IPA-Fisika, pemanfaatan PhET Simulation, serta pendampingan praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis eksperimen. Kombinasi laboratorium nyata dan virtual terbukti saling melengkapi, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, aman, dan kontekstual. Program ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan paradigma pembelajaran sains menuju arah yang lebih inovatif dan berkelanjutan
Keywords:
Pembelajaran Fisika Real Laboratory Virtual Laboratory PhET Simulation Keterampilan GuruReferences
Akbar, I. M. (2025). Virtual Laboratorium Sebagai Media Pembelajaran Karakter Siswa: Studi Literatur. JHP: Jurnal Harmoni Pendidikan, 1(1), 1–8.
Almira, H. T., Rini, E. F. S., & Arrahman, D. R. (2023). Literature Review : Analisis Penggunaan Virtual Lab Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Kegiatan Pembelajaran. Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains, September, 317–325.
Andarias, S. H., Fitriani B, Onde, M. L. O., Ferriyanti, & Sapna Pertiwi. (2025). Pelatihan Penggunaan Peralatan Laboratorium untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Room of Civil Society Development, 4(2), 257–267.
Anggereni, S., Suhardiman, S., & Amaliah, R. (2021). Analisis Ketersediaan Peralatan, Bahan Ajar, Administrasi Laboratorium, Keterlaksanaan Kegiatan Praktikum di Laboratorium Fisika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 5(3), 414.
Annisa, A., Haris, N. F., Farawasi, S. V., Junus, M., & Octaviani, M. (2023). Evaluasi Manajemen Laboratorium Fisika di Kota Samarinda. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF), 4(1), 52–62.
Daryono, R. N. H. (2025). Asesmen Tingkat Potensi Bahaya dan Fasilitas Keselamatan Kerja di Laboratorium Pendidikan. Journal Development, Community Management, 7(1), 197–207.
Dirwan, F. (2022). Efektivitas Laboratorium Virtual Pada Praktikum [Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh]. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/27566/%0A
Fahruddin, Jufri, A. W., & Jamaluddin. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Hasil Belajar Kognitif Ditinjau Dari Kemampuan Akademik Mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 2(1), 123–133.
Gunada, I. W., Sahidu, H., & Sutrio, S. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(1), 38–46.
Irsan, Meidji, I. U., & Jayadi, H. (2025). Penerapan Laboratorium Virtual Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Aktivitas Peserta Didik. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 1(2), 160–167.
Pemerintah Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41.
Saragih, F., Nggandung, Y., Data, A., Loe, A. P., Abolladaka, J., & Lulan, N. A. (2024). Pelatihan Refleksi Pembelajaran yang Bervariasi pada SMP Negeri 9 Kupang. Kelimutu Journal of Community Service, 4(2), 18–28.
Siti, R., Ngazizah, N., & Kurniawan, E. S. (2015). Pengembangan Lembar Kerja Laboratorium Fisika Berbasis Literasi Sains Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas X Sma Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika, 7(2), 19–24.
Susilawati, Ristanto, S., & Khoiri, N. (2015). Pembelajaran Real Laboratory dan Tugas Mandiri Fisika pada Siswa SMK sesuai dengan Keterampilan Abad 21. Jurnal Basicedu, 5(1), 4341–4350.
Wibowo, A. T., & Marzuqi, A. (2022). Pengembangan Kit Optik sebagai Media Praktikum Cahaya dan Optik untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains. Edutrained: Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 6(1), 18–28.
License
Copyright (c) 2025 Fakhruddin, I Wayan Sukarjita, Yusniati H. Muh. Yusuf, Welhelmina Kameo, Markus Simeon K. Maubuthy, Tri Ayu Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

