METODE LEARNING BY PAINTING DAN TOKEN ECONOMY DALAM PENINGKATAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR ANAK PUTUS SEKOLAH
DOI:
10.29303/jppm.v5i3.3985Published:
2022-08-31Downloads
Abstract
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerangkan bahwa permasalahan anak putus sekolah berjumlah 117 juta. Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur mengatakan bahwa ditemukan sebanyak 34 anak yang berstatus putus sekolah dan 23 diantaranya berada di Kota Surabaya. Salah satu penyebab permasalahan putus sekolah ini adalah adanya kerendahan tingkat motivasi dan minat belajar siswa. Sehingga, tujuan dilaksanakan pendampingan ini adalah untuk mengetahui bagaimana keefektifan media pembelajaran learning by painting dan teknik token economy dalam mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan untuk mencapai target pendampingan adalah token economy dan juga media pembelajaran learning by painting. Adapun pendalaman pendampingan menggunakan metode wawancara mendalam dan juga observasi kepada kakak Pembina di rumah singgah. Pendalaman dan pendampingan yang dilakukan di rumah singgah dalam kurung waktu lima minggu menunjukkan perubahan emosi dan juga perilaku dari adik damping dalam proses pembelajaran. Adik damping lebih bersemangat dan fokus dalam mengikuti pembelajaran. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran learning by painting dan teknik token economy berhasil meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan juga bahasa inggris.
Keywords:
learning by painting,token economy motivasiReferences
Darmawan, D. (2019). Konflik Dalam Dunia Pendidikan (Siswa Putus Sekolah) Dampak, Faktor, Dan Solusinya Dosen.
Dewi, Y. S., Nirwana, H., & S, N. (2015). Token Economy (Hadiah) untuk Penyelesaian Tugas oken Economy (Hadiah) untuk Penyelesaian Tugas dalam Layanan Penguasaan Konten dalam Layanan Penguasaan Konten Yeni. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(2), 55–61.
Farah, M. (2014). Faktor Penyebab Putus Sekolah Dan Dampak Negatifnya Bagi Anak (Studi Kasus di Desa Kalisoro Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar). 1–8.
Jawapos. (2021). Laporan Anak Putus Sekolah Terbanyak dari Surabaya.
Kompas. (2022). Masih Ada Cerita Anak Putus Sekolah.
Liputan 6. (2021). PBB: 117 Juta Siswa di Seluruh Dunia Putus Sekolah Selama Pandemi COVID-19.
Masni, H. (2015). Strategi meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Dikdaya, 5(1), 34–45.
Nadar, W., Maharani, T., & Shartika, S. (2019). Penerapanan Metode Pembiasaan Token Economy Untuk Peningkatan Kedisiplinan Anak Usia Dini. Instruksional, 1(1), 56-65
Prima, E., Lestari, P. I., Studi, P., Anak, P. G., Dini, U., Pura, U. D., & Economy, T. (2017). Implementasi Token Economy Dalam Meningkatkan. 1, 47–55.
Rahmayanti, V. (2016). Pengaruh Minat Belajar Siswa dan Persepsi atas Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMP di Depok. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 1(2), 206–216.
Ricardo, R., & Meilani, R. I. (2017). Impak Minat dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 79.
Slamet, S. (2020). Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini melalui Kegiatan Mewarnai dan Hafalan Al Quran. Warta LPM, 24(1), 59–68.
Suharni, S. (2021). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 172–184.
Wati, S. E., & Aizah, S. (2015). Upaya Menurunkan Tingkat Stres Hospitalisasi Dengan Aktifitas Mewarnai Gambar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Ruang Anggrek Rsud Gambiran Kediri. Jurnal Ilmiah, 7(1), 37–72.
Yunitasari, R., & Hanifah, U. (2020). Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Siswa pada Masa COVID 19. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 232–243.
License
Copyright (c) 2022 Nawabika Izzah Zaizafun, Dita Kurnia Sari, Agus Santoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

