PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BERBASIS ACADEMIC WRITING UNTUK CALON GURU BERPRESTASI
DOI:
10.29303/jppm.v5i3.3986Published:
2022-08-30Downloads
Abstract
Kemampuan dalam menghasilkan karya ilmiah sangat dibutuhkan guru dan kepala sekolah. Konsekuensi sulit untuk naik pangkat menjadi salah satu pertimbangan utama saat ini kenapa guru dan seluruh tenaga kependidikan lainnya harus terus belajar menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan. Fakta di lapangan menunjukkan mayoritas guru belum mampu menghasilkan dan melakukan publikasi ilmiah, sehingga membutuhkan pendampingan khusus dan terstruktur. Maka dari itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melaksanakan pendampingan kepada guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan lainnya serta berusaha menjadikan para tenaga pendidik agar termotivasi untuk mampu menulis dan menyusun artikel ilmiah. Pada akhirnya nanti artikel dapat digunakan sebagai salah satu dokumen yang disyaratkan dalam pengajuan kenaikan pangkat sehingga berdampak atau berpengaruh positif juga terhadap profesionalitas guru. Pertemuan pertama mencakup pelatihan penulisan laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi. Kemudian peserta pelatihan diberikan tugas untuk menulis karya ilmiah berupa laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilanjutkan dengan konsultasi dengan tim PKM tentang masalah yang ditemukan pada proses penulisan karya ilmiah. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan untuk mensubmit karya ilmiah dari laporan PTK ke jurnal ilmiah terakreditasi. Hasil dari kegiatan ini memberikan manfaat bagi para peserta pelatihan dengan bertambahnya pemahaman dan keterampilan dalam menulis artikel ilmiah.
Keywords:
karya tulis ilmiah academic writing guru berprestasiReferences
Daryanto. (2013). Standar kompetensi dan penilaian kinerja guru profesional. Yogyakarta: Gava Media.
Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendayagunaaan Aparatur Negara (Kemenpan). (2009). Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya. Jakarta: Kementerian Pendayagunaaan Aparatur Negara.
Mawardi, M., Kristin, F., Anugraheni, I., & Rahayu, T. S. (2019). Penerapan pelatihan partisipatif pada kegiatan penulisan dan publikasi karya ilmiah bagi guru SD. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 132-137.
Permana, E. P., Mujiwati, E. S., Sahari, S., Santi, N. N., Damariswara, R., Mukmin, B. A., ... & Saidah, K. (2017). Pelatihan penulisan karya ilmiah untuk guru sekolah dasar pada anggota gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 1(1), 53-68.
Noorjannah, L. (2014). Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru Profesional di SMA Negeri 1 Kauman Kabupaten Tulungagung. Jurnal Humanity, 10(1).
Samuel. M. (2012). Working in the rain: pressures and priorities for teacher education curriculum design in South Africa: a case-study of the University of Durban-Westville in Researching Teacher Education: The Multi-Site Teacher Education Project. Special Issue of the International Journal of Educational Development, 22 (34): 57-66.
License
Copyright (c) 2022 Fadlia Fadlia, Prima Nucifera, Evi Zulida, Fiza Rauzika Altasa, Surya Asra, Rahmiati Rahmiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

