Transformasi Lingkungan melalui Usaha Kreatif: Pemanfaatan Lahan dan Limbah di Kelurahan Nyamplungan
DOI:
10.29303/jppm.v8i4.9964Published:
2025-11-20Downloads
Abstract
Kelurahan Nyamplungan merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Surabaya, yang menghadapi keterbatasan ruang terbuka hijau dan penumpukan limbah rumah tangga yang signifikan. Kondisi ini telah menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, kekurangan area hijau, dan pembatasan pemanfaatan limbah yang memiliki nilai ekonomi potensial. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memberikan solusi praktis kepada warga melalui serangkaian kegiatan pendidikan dan bimbingan, seperti produksi pupuk cair di rumah, pengolahan minyak goreng bekas menjadi sabun, pengenalan sistem hidroponik untuk lahan terbatas, dan pengembangan lahan kosong melalui upaya penghijauan. Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipatif, melibatkan sosialisasi, demonstrasi praktis, diskusi kelompok terfokus, dan latihan lapangan di empat lingkungan berbeda. Hasilnya mencerminkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengubah limbah rumah tangga menjadi barang berguna, peningkatan kesadaran ekologis, pembentukan zona hijau baru di lahan kosong RW 12, dan munculnya inisiatif masyarakat untuk melanjutkan program secara mandiri. Program ini secara konkret berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis limbah, pembentukan budaya lingkungan yang lebih baik, dan dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem di pemukiman padat penduduk.
Keywords:
limbah domestik hidroponik penghijauan pemberdayaan lingkunganReferences
Darmawati, D. M., Busyra, N., & Azhar, E. (2023). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzym Untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Kelompok PKK Petukangan Jakarta Selatan. Taawun, 3(02), 105–117.
Feni, R., Marwan, E., & Kusumawati, N. (2022). Tanaman Apotik Hidup Untuk Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Sinar Sang Surya (Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1), 168–175.
Nita, Y., Nastiti, R., Ananta, A., & Nurhaliza, N. (2023). Penanaman Pohon Pelindung sebagai Upaya Penghijauan Lingkungan. ADMA : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4, 111–116.
Pemerintah Kota Surabaya. (2025). Kelurahan Nyamplungan Surabaya. Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Surabaya. Diambil 12 Agustus 2025, dari https://pemerintahan.surabaya.go.id/kelurahan_nyamplungan
Suciningtyas, D., Sudikno, A., & Rukmi, W. I. (2024). Klasifikasi Lingkungan Cagar Budaya di Kawasan Jembatan Merah Kota Surabaya Berdasarkan Signifikansi Makna Kultural. MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian, 7(2), 183–194.
Sukenti, K., Sukiman, Suripto, Rohyani, I. S., & Jupri, A. (2019). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya dalam Membantu Ketersediaan Pangan dan Perekonomian Masyarakat di Desa Sukarema, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI), 2(2), 97–101.
Syafe’i, D., Rosmawati, H., Fanani, A., Charera, S. F., Arnanda, A., Anggraini, Y., & Pratama, I. P. (2025). Pengolahan Sampah Dapur Sisa Sayuran, Nasi Basi, Air Bekas Cucian Beras, Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Marga Bhakti Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 4(1), 222-230.
License
Copyright (c) 2025 Robby Junandrew Setiawan, Alifiyah Qurrotul Ain, Emil Nahdiah, Dinda Adellia Merizka, Bayu Priambodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

