Pelatihan Guru dan Pendampingan Siswa SMAN Sumatra Selatan dalam Penguatan Keragaman dan Kesantunan Berbahasa melalui Pemanfaatan Media Digital
DOI:
10.29303/jppm.v9i2.11413Published:
2026-05-08Downloads
Abstract
Pentingnya peningkatan kesantunan berbahasa di kalangan siswa SMA semakin menonjol seiring perubahan pola komunikasi digital yang sering mengabaikan etika berbahasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai kesantunan dan keragaman budaya melalui media digital, serta membimbing siswa menerapkan praktik berbahasa santun dalam konteks multikultural. Metode yang digunakan ialah pendekatan edukatif-partisipatif berbasis teknologi melalui sosialisasi, pemetaan kebutuhan, pelatihan blended, produksi media ajar digital menggunakan platform seperti Canva dan Book Creator, serta evaluasi pretest–posttest, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dan siswa terkait kesantunan berbahasa serta kemampuan memanfaatkan teknologi pendidikan. Sebanyak 83% guru berhasil menghasilkan media ajar digital yang relevan, sementara siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan kemampuan komunikasi santun. Program ini menghasilkan modul digital berkelanjutan yang mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya lokal dan karakter.
Keywords:
kesantunan berbahasa keragaman budaya media digital pembelajaran multikulturalReferences
Aini, F., & Rachman, A. Penggunaan Media Digital Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan. 2023;15(2), 120–135.
Amalia, R., & Yusnita, L. Pembelajaran Berbasis Karakter dalam Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Bahasa, 2019;13(1), 25–40.
Azizah, N. Pelatihan Literasi Digital Bagi Guru Bahasa. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2021;5(2), 98–106.
Ernalida, E., Sholikhah, H. A., Purnomo, M. E., Nurhayati, N., & Myarita, H. Perception, motivation, and needs of students and lecturers towards Book Creator-assisted ethnopedagogy-based e-module in learning Indonesian as a foreign speaker. Edelweiss Applied Science and Technology. 2025;9(1), 22–34.
Firdaus, A., & Hartono, Y. Pengembangan skenario diskusi multikultural dalam modul digital untuk memperkuat kesantunan bahasa siswa. Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa. 2023;8(3), 102–115.
Harahap, R., & Lestari, S. Etika Berbahasa di Kalangan Pelajar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. 2021;21(1), 45–60.
Hasanah, R., & Dewi, M. Kolaborasi guru dalam penyusunan modul digital berbasis karakter: Implikasi terhadap kepemilikan materi dan konsistensi implementasi. Jurnal Teknologi Pendidikan Karakter. 2022;6(2), 77–89.
Hidayati, D. Dampak Media Sosial terhadap Kesantunan Berbahasa Remaja. Jurnal Sosiolinguistik. 2021;7(2), 140–153.
Kemendikbudristek. Diktisaintek Berdampak: Transformasi Pendidikan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Dikti; 2023.
Kemendikbudristek. Diktisaintek Berdampak: Transformasi Pendidikan Tinggi. Jakarta: Direktorat Jenderal Dikti; 2023.
LPPM UNSRI. Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian Universitas Sriwijaya 2021–2025. Palembang: LPPM UNSRI. 2023.
Mulyadi, A. Model Media Interaktif dalam Pembelajaran Kesantunan Berbahasa. Jurnal Bahasa dan Media. 2021;10(1), 33–49.
Mulyadi, E. P. Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis karakter. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. 2021;7(1), 88–97.
Nugraheni, R. (2023). Cultivating polite communication in digital spaces: A study on youth literacy practices. International Journal of Digital Society, 8(1), 33–47.
Prasetyo, E., & Lestari, I. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Etnopedagogi. Jurnal Ilmu Pendidikan. 2022;24(3), 210–225.
Pratama, M. A., & Rukmini, D. (2021). Digital communication ethics among adolescents: A pragmatics-based intervention in schools. Journal of Language and Social Interaction, 12(2), 115–129.
Putri, N. R. Media digital berbasis budaya dalam pembelajaran bahasa di SMA. Jurnal Cakrawala Bahasa. 2020;8(1), 78–91.
Rahmawati, S. (2020). Penguatan etika berbahasa siswa melalui pendekatan nilai dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(1), 44–53.
Ramadhani, A., & Wibowo, H. Peningkatan Kompetensi Guru di Sekolah Desa melalui Pendampingan Digital. Jurnal Pengabdian Nusantara. 2022;4(1), 22–33.
Rizki, A., Sari, T., & Mukti, I. Efektivitas infografik budaya lokal dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia. Jurnal Inovasi Pembelajaran. 2023;9(1), 45–58.
Sari, D. P. (2022). Literasi digital dan kesantunan berbahasa remaja dalam interaksi media sosial. Jurnal Literasi dan Teknologi Pendidikan, 4(3), 201–215.
Sari, M., & Herlina, N. Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Kesantunan Berbahasa di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan. 2022;18(3), 76–88.
Setiawan, D. Literasi Digital dan Kesantunan Berbahasa Siswa di Era Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan. 2023;9(1), 55–70.
Sholikhah, H. A., Astuti, M., & Handayani, T. Pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan struktural bahasa pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Southeast Asian Journal of Islamic Education. 2020;2(2), 171–183.
Suryani, D., & Nasution, A. Kesantunan Berbahasa dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Bahasa dan Budaya. 2020;8(2), 94–108.
United Nations. Sustainable Development Goals Report. New York: UN Publishing; 2019.
Utami, D., & Raharjo, K. Media interaktif berbasis konteks lokal untuk meningkatkan norma bahasa formal siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya. 2021;5(2), 88–99.
Wulandari, S. Panduan praktik pembelajaran reflektif berbasis karakter bagi guru di sekolah menengah. Jurnal Karakter dan Pendidikan. 2022;3(1), 120–134.
Yusnita, F. (2021). Digital etiquette and pragmatic awareness in students’ online communication. Journal of Applied Linguistics and Communication, 9(4), 277–290.
License
Copyright (c) 2026 Hani Atus Sholikhah, Chrisnatama Tangguh Prasetyo, Astrid Yulinda Putri, Khalidatun Nuzula

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

