PELATIHAN PENELITIAN DAN PENULISAN ARTIKEL PRAKTIK BAIK BAGI GURU SEJARAH DI KARANGANYAR
DOI:
10.29303/jppm.v6i1.4285Published:
2023-02-01Downloads
Abstract
Penelitian metode praktik baik menjadi salah satu solusi dari keterbatasan yang dihadapi guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas selama masa post-pandemi. Berdasarkan diskusi awal dengan MGMP, guru belum memiliki pengetahuan mengenai metode praktik baik dengan demikian diperlukan pelatihan penulisan metode tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian adalah memperkuat kompetensi penelitian dan penulisan artikel ilmiah dalam masa pandemi dan tatap muka terbatas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan/proses pelatihan, pendampingan-evaluasi, dan refleksi. Kegiatan diikuti oleh 35 guru sejarah di wilayah Kabupaten Karanganyar. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa guru sejarah mayoritas belum memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai penelitian dan penulisan artikel praktik baik. Kegiatan pelatihan kemudian difokuskan untuk memberikan pengetahuan dasar bagi guru. Setelah kegiatan pengabdian guru memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai praktik baik. Akan tetapi, jumlah guru yang mampu menyusun draft artikel praktik baik masih belum maksimal. Hambatan bagi guru dalam penulisan artikel praktik baik terletak pada faktor administratif dan faktor kesediaan waktu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru telah memiliki pengetahuan mengenai penelitian dan penulisan metode praktik baik tetapi diperlukan tindak lanjut dalam bentuk pendampingan secara berkesinambungan kepada guru untuk memperkuat pengetahuan yang telah dimiliki guru.
Keywords:
Guru Sejarah Praktik Baik PelatihanReferences
Areandale, D. R. (2010). What is a best education practice? Unpublished manuscript. Department of Curriculum and Instruction, University of Minnesota, Minneapolis, MN. Available from https://www.arendale.org/best-educationpractices
Bretschneider, S., Marc-Aurele, F. J., & Wu, J. (2004). “Best practices” research: a methodological guide for the perplexed. Journal of Public Administration Research and Theory, 15(2), 307-323.
Fullan, M., & Hargreaves, A. (2012). Reviving teaching with ‘professional capital’. Education Week, 31(33), 30-36.
Gupta, A., & Lee, G. L. (2020). The effects of a site-based teacher professional development program on student learning. International Electronic Journal of Elementary Education, 12(5).
Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. Routledge.
Surat Keputusan Bersama Empat Menteri. (2022). tentang Pembelajran dimasa Pandemi Covid 19. Jakarta.
PP 4 tahun 2022 tentang Perubahan PP 57 tahun 2021 tentang SNP
License
Copyright (c) 2023 Nur Fatah Abidin, Sariyatun, Leo Agung S, Akhmad Arif Musadad, Tri Yuniyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

