PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI BENTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN PROFESI GURU BAHASA INGGRIS SMP KOTA TASIKMALAYA
DOI:
10.29303/jppm.v7i1.6158Published:
2024-01-01Downloads
Abstract
Salah satu kompetensi guru yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan sebuah kurikulum pendidikan adalah kompetensi pedagogi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Saat ini kurikulum yang mulai diperkenalkan dan mulai diimplementasikan di sekolah di Indonesia adalah Kurikulum Merdeka. Dalam kurikulum tersebut guru dituntut untuk mampu mengembangkan modul ajar yang merupakan dasar untuk dapat melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Untuk meningkatkan setidaknya perlu ada terobosan inovatif bagi para guru dalam memahami dan meningkatkan pengetahuan mengenai IKM pada umumnya dan Modul Ajar pada khususnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari sebuah pelatihan dan pendampingan dalam menyusun modul ajar Bahasa Inggris kepada guru-guru SMP di Kota Tasikmalaya melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) skema Program Kemitraan Masyarakat Universitas Siliwangi tahun 2023. Dalam melaksanakan PPM ini, dilakukan dengan dua metode yaitu ceramah dan diskusi kelompok terarah yang diisi dan didampingi oleh para narasumber terlatih. Dari hasil pengabdian diperoleh draf modul ajar hasil kerja para guru selama kurang lebih 30 hari dan juga perubahan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar sebelum dan sesudah pendampingan melalui angket.
Keywords:
kompetensi guru, kurikulum merdeka, modul ajarReferences
Arifin, Z. (2011). Konsep & Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, vol. 3, hal. 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Muhammedi. (2016). Perubahan kurikulum di Indonesia: studi kritis tentang upaya menemukan kurikulum. Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan, 49-50. https://doi.org/10.30829/raudhah.v4i1.61
Sukmadinata, N. S., 2012, Pengembangan Kurikulum. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Sumarsih, I., Marliyani, T., Hadiyansah, A. H., & Prihantini. (2022). Analisis implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak sekolah dasar. Jurnal Basicedu, vol 6 no 5, hal. 8248-8258. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3216
Sunarni & Karyono, H. (2023). Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Journal on Education, Vol 5 no 2, hal, 1613-1620. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.796
License
Copyright (c) 2024 Metty Agustine Primary, Rahmat Rahmat, Neni Marlina, Fera Sulastri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

