HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DENGAN POLA INTERAKSI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 101 BENGKULU SELATAN
DOI:
10.29303/jppm.v7i3.7153Published:
2024-07-16Downloads
Abstract
Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan media sosial dengan pola interaksi belajar kepada siswa SD Negeri 101 Bengkulu Selatan. Manusia sebagai makhluk sosial adalah sebagian dari masyarakat. manusia tidak lepas dari hubungan antara sesama manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah memakai jenis penelitian lapangan (field research), yaitu yang sebenarnya. Pada hakikatnya penelitian ini merupakan metode untuk menemukan secara spesifik dan realita tentang apa yang sedang terjadi pada suatu saat di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dalam bentuk ini guru mengajar di sekolah hanya menyuapi makanan kepada anak. Siswa selalu menerima suapan itu tanpa komentar, tanpa aktif berfikir. Mereka mendengarkan tanpa kritik, apakah pengetahuan yang diterimanya di bangku sekolah itu benar atau tidak. Dalam hal seperti ini, guru sangat berperan penting, karena apa yang disampaikan oleh guru itulah yang diterima oleh siswa, interaksi seperti ini juga sangat penting, karena dengan adanya interaksi ini siswa akan fokus dan memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh gurunya. Dari kegiatan ini anak-anak bisa menggunakan media sosial dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah dan mendapatkan pembelajaran yang baru di dalam kegiatan kampus mengajar di sd negeri 101 bengkulu selatan. Kesimpulan dari kegiatan ini media sosial memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik dan mempengaruhi perilaku masyarakat, baik secara positif maupun negatif Program ini membantu mengatasi kekurangan tenaga pengajar di daerah-daerah terpencil dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
Keywords:
MBKM Kampus Mengajar media sosialReferences
Atsani, L. G. M. Z. (2020). Transformasi media pembelajaran pada masa pandemic covid-19, Al-hikma: jurnal studi islam, 1(1), 82-93.
Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi kukikulum merdeka belajar kampus merdeka (Fokus: model MBKM program studi). Jurnal studi guru dan pembelajaran.
Baharudin, (2021). Merdeka belajar. prosiding seminar nasional hardiknas, 1, 51-56.
Dabbagh, N,. dan Bannan-Ritland, B. (2005). Online learning, Concepts, Strategeis And Application. Ohio:Pearson.
Hamzah, R. A. (2021). Pelaksanaan kampus mengajar angkatan 1 program merdeka belajar kemdikbud di sekolah dasar. Dedikasi, 1(20), 1-8.
Hendri, N. (2020). Merdeka belajar; antara retorika dan aplikasi, E-Tech, 8(1), 1-9.
Kemendikbud. (2021). Buku saku utama aktivitas mahasiswa program kampus mengajar angakatan 1 tahun 2021. Jakarta: kemendikbud.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial; Persfektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Rosita, D. A., & Damayanti, R. (2021). Pelaksanaan program kampus mengajar perintis pada sekolah dasar terdampak pandemi covid-19. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(1), 42-49.
Sun‘iyah, S. L. (2020). Media pembelajaran daring berorieentasi evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran pai di tingkat pendidikan dasar. DAR EL-ILMI : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora, 7(1), 1-18.
Susilawati, N. (2021). Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Humanisme. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3): 203-219
Wijayanto, A. (2021). Implementasi dan problematika merdeka belajar. OSF Preprints.
License
Copyright (c) 2024 Pili Angga Putra, Man Hakim, Yanti Paulina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

