Pendekatan Green Chemistry dalam Modul Praktikum Kimia Lingkungan untuk Meningkatakan Kreatifitas Mahasiswa Calon Guru Kimia

Syarifa Wahidah Al-Idrus, Saprizal Hadisaputra, Eka Junaidi

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari  pengembangan modul praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kreatifitas mahasiwa kimia lingkungan sebagai calon guru. Penelitian ini dilakukan di Prodi Kimia FKIP Universitas Mataram dengan subyek penelitian mahasiswa kimia lingkungan semester VI. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan pretes dan postes dalam bentuk soal soal uraian dengan indicator berfikir kreatif. Postes diberikan setelah dilakukan praktikum dengan mengimplementasikan modul praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry. Peningkatan sebelum dan sesudah implementasi modul praktikum dihitung dengan rumus gain ternormalisasi (normalized gain). Hasil yang diperoleh untuk indicator berfikir kreatif elaboration berada pada kategori “ Tinggi”, dengan rata rata hasil post tes 89. Indicator berfikir kreatif originality pada kategori “ Tinggi”, dengan rata rata hasil post tes 81.  Indicator berfikir kreatif fleksiblity pada kategori “ tinggi”, dengan rata rata hasil post tes 79,  dan indicator fluency pada kategori “ Sedang”, dengan rata rata hasil post tes 77. 

Kata Kunci: green chemistry, meningkatkan kreatifitas mahasiswa

Full Text:

PDF

References

Anastas, P. T., Levy, I. J., & Parent, K. E. (2009). Green Chemistry Education. ACS Symposium Series (Vol. 1011). https://doi.org/10.1021/bk-2009- 1011.fw001

.

Anderson, W. L & Krathwohl. R. D. (2001). Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Terjemahan Agung Prihantoro. 2010. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Arifin, Zainal. (2009). Evaluasi Pembelajaran Prinsip, Teknik, Prosedur. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Bao, L. (2006). Theoritucal Comparisons of Average Normalized Gain Calculations. Department of Physics, the Ohio State University: Physiscs Education Research. AM. J. Phys., Vol. 74, No. 10. DOI: 10.1119/1.2213632

Djamarah, dkk. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Firdaus, H. M., Widodo, A., & Rochintaniawati, D. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif dan Proses Pengembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP pada Pembelajaran Biologi. Indonesian Journal of Biologi Education. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung. DOI: https://doi.org/10.17509/aijbe.v1i1.11452

Kenedi. (2017). Penerapan Pembelajaran Model Elaborasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa pada sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, Sains, dan Humaniora. 3(3).

Kurniati & Wahyuningrum, D. 2011. Pengembangan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing di SMA/MAmelalui Penyusunan Modul Praktikum Isolasi dan Identifikasi Senyawa dalam Daun Tanaman Mint (Mentha cordifolia opiz).Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011.Bandung, 22-23 juni 2011

Purnamaningrum, A., Dwiastuti, S., Probosari, R. M. P., & Noviawati. (2012). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X-10 SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Pendidikan Biologi. 4(3): 39-51.

Riduwan. 2010. Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta

Van Hook, S.J., Huziak-Clark, T.L., Nurnberger-Haag, J., dan BalloneDuran, L. (2009). Developing an understanding of inquiry by teachers and graduate student scientists through a collaborative professional development program. Electronic Journal of Science Education, 13(2): 30-61

Venkataraman, B. (2009). Education for sustainable development. … Science and Policy for Sustainable Development, 2005–2014. https://doi.org/10.2139/ssrn.1485401

Refbacks

  • There are currently no refbacks.