Hubungan Keaktifan Bertanya dengan Kecenderungan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA di SMA/MA Se-Kecamatan Narmada Tahun Ajaran 2019/2020

Mutia Zahranie, Yayuk Andayani, I Nyoman Loka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak ada hubungan antara keaktifan bertanya dengan kecenderungan berpikir kritis  siswa kelas  XI IPA di SMA/MA se-kecamatan Narmada Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif ex-post facto. Populasi dalam penelian ini meliputi seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Narmada, SMA Negeri 2 Narmada, MAS Hikmatussyarief NW Salut, dan SMA NW Narmada yang berjumlah 338 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 180 siswa yang dihitung menggunakan rumus Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5 %. Pengambilan data keaktifan bertanya dan data kecenderungan berpikir kritis menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial. Hasil uji hipotesis korelasi Product Moment regresi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,3382 lebih besar daripada rtabel 0,1455 pada taraf signifikan 5 %, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keaktifan bertanya dengan kecenderungan berpikir kritis. Adapun kontribusi keaktifan bertanya terhadap kecenderungan berpikir kritis sebesar 11,43%. Diperoleh persamaan regresi yaitu Y = 44,55 + 0,146X. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keaktifan bertanya dengan kecenderungan berpikir kritis siswa kelas XI IPA di SMA/MA se-kecamatan Narmada tahun ajaran 2019/2020.

 


Full Text:

PDF

References

Andayani, Y. 2018. The Correlation Of Prospective Teachers’ Tendency Of Critical Thinking and Their Critical Skills Toward Theirs Learning Outcomes. “Unnes Science Education Journal”. 7 (2): 229-233.

Facione, A. 2011. Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Measured Reasons and The California Academic Press, Millbrae, CA.

Hughes, A. G dan E.H. Hughes. 2003. Learning & Teaching. New Delhi: Sonali Publications. Terjemahan Oleh SPA Teamwork Yogyakarta.

Laelasari, I., Yusuf, H.A. 2018. Mengeksplorasi Kemampuan Berpikir Kritis dan Rasa Ingin Tahu Siswa Melalui Kegiatan Laboratorium Inquiry Sederhana. Jurnal THAIBIEA. 1(1): 14-19.

Mayasari, T. Kadarohman, A. Rusdiana, D dan Kaniawati. 2016. Apakah Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning Mampu Melatih Keterampilan Abad 21?. JFFK. 2 (1). 48-55.

Ramdani, D dan Badriah, L. 2018. Korelasi Antara Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Blended Learning Pada Materi Sistem Respirasi Manusia. Jurnal Bio Education. 3 (2): 37-44.

Requistiawati. 2017. Profil Keterampilan Bertanya Siswa Pada Pembelajaran IPA SMP Global Madani Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017: skripsi.

Royani, M dan Muslim, B. 2015. Keterampilan Bertanya Siswa SMP Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Team Games Quiz Pada Materi Segi Empat. Jurnal Pendidikan Matematika. 1 (2): 1-7.

Sari, D.M dan Apriyani, F. 2008. Rasa Ingin Tahu Adalah Kodrat Manusia. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Sugiyono. 2017. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Susilo, A. 2010. Konsentrasi Belajar dan Intensitas Bimbingan Belajar Orang Tua Pengaruhnya Terhadap Kecenderungan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Delanggu Kabupaten Klaten Tahun Pelajaran 2009/2010. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. 1 (1): 1-8.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.