Implementation of Case-based Learning with Contextual Approach to Improve students’ Problem-Solving Skills
DOI:
10.29303/jpft.v11i2.10025Diterbitkan:
2025-12-04Unduhan
Abstrak
This research aimed to investigate the implementation of Case-Based Learning (CBL) with a contextual approach to enhance students’ problem-solving skills in dynamic fluids. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest, involving 33 eleventh-grade students from a senior high school in Bandung. A 20-item essay test assessed five aspects of problem-solving skills based on Heller’s (1992) framework: visualize the problem, physics description, plan a solution, execute the plan and check and evaluate. Data analysis included N-gain, Wilcoxon signed-rank test, and effect size (Cohen’s d). Results indicated that students’ problem-solving skills improved moderately across all aspects, with an average N-gain of 0.5. The Wilcoxon test revealed a significant increase in posttest scores (p < 0.05), and the effect size was very high (d = 2.6), indicating a strong impact of the intervention. These findings demonstrate that the implementation of CBL with a contextual approach is effective in enhancing students’ problem-solving skills, fostering deeper understanding, and promoting active engagement in learning dynamic fluids.
Kata Kunci:
Case-based learning problem solving skills Dynamic FluidReferensi
Agustina, A., Yani, A., & Herman. (2018). Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Fisika Bagi Peserta Didik MAN 3 Bone. Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika., 14, 1–7.
Arliza, W., & Warty, Y. (2024). Analysis of Student Difficulties in Solve Questions Problem Solving Ability based on Dynamic Fluid Material in SMA/MA Medan City. Physics Education Research, 5(1), 9–15.
Asri, D., Maria Silitonga, H., & Arsyid, S. B. (2021). Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi Momentum dan Impuls Peserta Didik di SMA Negeri 3 Pontianak.
Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences Second Edition (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Heller, P., Keith, R., & Anderson, S. (1992). Teaching problem solving through cooperative grouping. Part 1: Group versus individual problem solving. American Journal of Physics, 60(7), 627–636. https://doi.org/10.1119/1.17117
Herlinawati, H., Marwa, M., Ismail, N., Junaidi, Liza, O. L., & Situmorang, D. D. B. (2024). The Integration of 21st Century Skills in the Curriculum of Education. Heliyon, 10.
Irwanto, Pratiwi, Y., & Rizyani, H. (2024). The Effect of Case-Based Learning on Students’ Problem-Solving Ability. International Journal of Religion, 5(6), 235–242. https://doi.org/10.61707/wbare032
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning:What It Is and Why It Is Here to Stay. Corwin Press.
Kemendikbud-ristek. (2024). Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka.
Mahrunnisya, D. (2023). Keterampilan Pembelajar Di Abad Ke-21. 2(1). https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jupenji
Mesthrige, J. W., Lam, P. T. I., Chiang, Y.-H., & Samarasinghalage, T. I. (2021). Effectiveness of Case-based Learning: Views of Construction and Real Estate Students. International Journal of Construction Education and Research, 17(4), 318–332. https://doi.org/10.1080/15578771.2020.1758254
Santoso, B., Putri, D. H., & Medriati, R. (2020). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Alat Peraga Konsep Gerak Lurus. Jurnal Kumparan Fisika, 3(1), 11–18. https://doi.org/10.33369/jkf.3.1.11-18
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Tazkia Alya Lukman, Ida Kaniawati, Iyon Suyana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

