Pengembangan Kompetensi Volunteer melalui Pelatihan Penyusunan Modul Calistung Berorientasi Budaya Betawi di Yayasan Swara Peduli Ceria
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v8i4.10024Keywords:
Kompetensi Volunteer, Modul Calistung, Budaya BetawiAbstract
Pengembangan kompetensi di dalam ruang pendidikan merupakan suatu hal yang harus terus menerus secara dinamis bisa dijalankan sesuai dengan tupoksinya. Pelatihan penyusunan modul calistung berorientasi budaya betawi pada para volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria adalah sebuah pendekatan pelatihan dan pembelajaran yang mengintegrasikan modul belajar calistung dengan budaya betawi. Pelatihan ini menjadi penting bagi volunteer yang ada di Yayasan Swara Peduli Ceria untuk mengenalkan anak-anak agar lebih dekat dengan budaya betawi melalui pembelajaran dengan modul calistung yang disusun oleh volunteer. Metode dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PkM) ini dibagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PkM) ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM ini berhasil meningkatkan kompetensi volunteer pada kesadaran dan apresiasi terhadap budaya betawi, berhasil meningkatkan kompetensi volunteer pada pembuatan modul menjadi lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di lingkungan Yayasan Swara Peduli Ceria, serta berhasil meningkatkan literasi belajar anak-anak terutama perihal konteks budaya betawi dalam ruang belajar di Yayasan Swara Peduli Ceria. Melalui pelatihan intensif yang dipadukan dengan praktik langsung, volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria betul-betul mampu menyusun modul calistung berorientasi budaya betawi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria dapat mengintegrasikan budaya betawi ke dalam modul yang mereka susun untuk kegiatan belajar anak-anak di Sanggar Belajar Yayasan Swara Peduli Ceria. Secara keseluruhan kegiatan PkM ini sudah berhasil mengintegrasikan budaya betawi dalam pembelajaran melalui modul calistung yang disusun oleh para volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria.
References
Anengsih, A., Pujiastuti, H., & Dewi, R. S. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Media Flipbook untuk Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewargaan. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 404–413.
Arinie, S., & Azmah, N. (2025). Komponen Modul Ajar Dan Manfaatnya Bagi Guru Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Abad 21. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 291–297.
Basuki, K. H., dkk. (2021). Pelatihan penyusunan soal berkualitas pada guru matematika di SMPIT Ar Rahman Jakarta Selatan. Jurnal Pengabdian Barelang, 3(1), 36–40.
Fattah, A., Wagimin, W., & Hasan, S. (2024). Konsep Peran dan Pengaruh Organisasi Relawan TIK Dalam Pengembangan Literasi Digital: Analisis Tujuan, Kebutuhan, dan Rekrutmen. Journal of Digital Literacy and Volunteering, 3(1), 1–7.
Freire, P., & Macedo, D. (2018). Literacy: Reading the Word and the World. Routledge.
Hakim, A. R., Farhan, M., Apriyanto, M. T., Napis Napis, & Rahmatulloh. (2025). Pelatihan Penyusunan Modul Ajar di Yayasan Swara Peduli Ceria untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Kompetensi Pengajar. NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 411–422.
Haski, A. (2018). Peran Volunteer dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(1), 1-10.
Intan, A. P., & Sitio, R. P. (2016). Motivasi Volunteer Sebuah Studi Deskriptif Pada CSO Pendidikan Anak Marjinal Dan Jalanan. Jurnal Manajemen, 13(1), 76–93.
Jamin, H. (2018). Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru. AT-TA’DIB: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 10(1), 19–36. Retrieved from
Kamariah, K., Haswinda Harpriyanti, & M. Saufi. (2025). Workshop on Optimizing Literacy in Reading, Writing, and Numeracy for Early Childhood Educators in PAUD Cluster III, Kertak Hanyar District. Jurnal Pengabdian, 4(1), 51–60.
Napitupulu, E. L. (2017). Pentingnya Calistung dalam Pendidikan Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 123–134.
Nengsih, D., dkk. (2024). Pengembangan modul ajar kurikulum merdeka. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 8(1), 150–158.
Norhafizah, S., & Salito. (2025). Kompetensi Modul Ajar Dan Tujuan Kegiatan Pembelajaran. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Pendidikan, 1(2), 196–205.
Rachmawati, R. D. & Watini, S. (2023). Implementasi Model ATIK dalam Peningkatan Kemampuan CALISTUNG pada Pelajar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Jakarta Barat. Journal of Education Research, 4(3), 1334-1340.
Suryadi, A. (2019). Tantangan Pendidikan di Daerah Terpencil dan Terpinggirkan. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 2(1), 15–28.
Suryana, D. P., Sidiq, M., & Nufus, B. H. (2025). Peran volunteer dalam pendampingan akademik mahasiswa disabilitas di Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas PGRI Argopuro Jember. Jurnal Kesejahteraan & Pelayanan Sosial, 6(1), 111-129.
Wijayanti, A. (2020). Kompetensi Guru dalam Menyusun Modul Pembelajaran yang Efektif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhamad Farhan, M. Tohimin Apriyanto, Napis, Rahmatulloh, Arif Rahman Hakim, Mahmud Masulin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

