“PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN BEROREINTASI TECHNOLOGICAL PEADOGOGICAL AND CONTEN KNOWLEDGE (TPACK) BAGI GURU GURU MGMP PPKN SMP KABUPATEN OGAN ILIR”
DOI:
10.29303/jppm.v5i3.4036Published:
2022-08-31Downloads
Abstract
Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain pembelajaran berorientasi Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK). Metode kegiatan PPM ini adalah pendampingan dengan melalui tiga tahapan kegiatan yaitu : pertama; pelatihan terbimbing untuk meningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pembelajaran berorientasi TPACK , kedua; simulasi pembuatan desain pembelajaran berorientasi TPACK, ketiga; observasi dan evaluasi produk desain pembelajaran berorientasi TPACK. Sasaran kegiatan ini adalah guru guru PPKn SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Ogan Ilir . Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan tes untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru terhadap desain pembelajaran berorientasi TPACK dan observasi untuk mengevaluasi produk desain pembelajaran berorientasi TPACK yang dibuat peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan; (1) terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru peserta pelatihan tentang rancangan pembelajaran berorientasi TPACK dilihat dari perbandingan nilai rata rata pre test dengan post test; (2) guru - guru MGMP PPKn peserta pelatihan sudah mampu membuat rancangan pembelajaran berorientasi TPACK dimana rancangan pembelajaran yang dibuat sudah memuat komponen - komponen desain pembelajaran berorientasi TPACK yang meliputi Tekhnologi Knowledge (TK), Content Knowledge (CK), Paedogogical Knowledge (PK), Technologi Paedogogical Knowledge (TPK), Tecnnologi Content Knowledge (TCK), Paedogogical Conten Knowledge (PCK).
Keywords:
pendampingan desain pembelajaran TPACKReferences
Alfiandra, Rini, S., & Elvira (2019). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dengan menggunakan Google form dan exam net. (laporan Pengabdian) PPM dibiayai dan PNBP UNSRI tahun 2019 .
Camellia, Alfiandra, & Rini, S. (2021) Penyusunan Evaluasi Pembelajaran pada guru guru PPKn
Dageng, N. (2000) “Desain Pembelajaran” Materi Pelatihan. Malang : Universitas Negeri Malang
Koehler, M. J., & Mishra, P. (2009). What Is Technological Pedagogical Content Knowledge?. Contemporary Issues in Technology and Teacher Education (CITEJournal), 9(1), 60-70
Koehler, M. J., Mishra, P., Bouck, E. C., DeSchryver, M., Kereluik, K., Shin, T. S., & Wolf, L. G. (2011). Deep-play: Developing TPACK for 21st century teachers. Int. J. Learn. Technol., 6(2), 146-163.
Koehler, M. J., Mishra, P., Kereluik, K., Shin, T. S., & Graham, C. R. (2014). The technological pedagogical content knowledge framework. In Handbook of research on educational communications and technology (pp. 101-111). Springer, New York, NY.
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2008). Introducing TPCK. AACTE Committee on Innovation andTechnology. The handbook oftechnological pedagogical content knowledge (TPCK) for educators (pp.3–29).
License
Copyright (c) 2022 Alfiandra Alfiandra, Riswan Jaenudin, Deskoni Deskoni, Supriyadi Supriyadi, Sani Safitri, Nuraini Nuraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

