Sosialisasi Penentuan Solusi untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran bagi Guru SDN 1 Montong Beter Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur
DOI:
10.29303/jppm.v8i4.11237Published:
2025-11-30Downloads
Abstract
Data guru SDN 1 Montong Beter Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur menunjukkan jika 11 dari 13 guru disertifikasi. Hal tersebut mengindikasikan jika kemampuan guru dalam melakukan inovasi pembelajaran masih rendah. Sebab, seorang guru harus secara terus menerus melakukan inovasi pembelajaran dan hal tersebut dapat terjadi jika secara reflektif mampu menemukan masalah yang dihadapi dalam pembelajaran. Bukan hanya itu, guru diharapkan mampu mengdiagnosis dan menentukan solusi yang tepat atas masalah yang dihadapi. Dengan demikian mutu pembelajaran dapat meningkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini ditujukan untuk membekali para guru SDN 1 Montong Beter Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur bagaimana menemukan masalah pembelajaran, mengidentifikasi faktor penyebab, serta menemukan alternatif solusi pembelajaran. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Ahad, 20 September 2025 di Ruang Kelas Serba Guna SDN 1 Montong Beter Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan persiapan dilakukan koordinasi dengan salah seorang guru dan kepala sekolah terkait waktu dan tempat pelaksanaan, serta sarana prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan. Pemateri 1 menyampaikan tentang kondisi kemampuan belajar anak Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain, yang masih di bawah rata-rata dilihat dari Tingkat kemampuan berpikir. Anak-anak negara ASEAN mampu berpikir kritis dengan baik dan cepat, sedangkan anak-anak Indonesia masih berada pada kemampuan mengetahui dan menghapal. Perencanaan dan pelaksanaan harus dikembangkan tidak hanya untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan kemampuan abad 21. Pemateri 2 menuntun peserta untuk menemukan masalah dan bentuk solusi sebagai tindakan untuk memecahkan masalah pembelajaran yang dihadapi para guru. Seluruh peserta secara mandiri dapat mengidentifikasi masalah hingga menentukan alternatif solusi pembelajaran. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dan memiliki arti penting bagi peningkatan mutu pembelajaran di kelas sehingga dapat direplikasi ditempat lain.
Keywords:
solusi pembelajaran masalah pembelajaran inovasi pembelajaran mutu pembelajaran sosialisasiReferences
Arikunto, S. et al.. (2018). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Antasena.
Burhanuddin et al.. (2021). Penyuluhan Sistem Penalaran Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru SMP/MTs di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(1).
Burhanuddin et al.. (2020). Pendampingan PTK bagi Guru di Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3).
Burhanuddin, et al.. (2023). Sosialisasi Tipologi Bahan Ajar Bahasa Sumbawa Berdimensi Kebhinekatunggalikaan bagi Guru SD/SMP di Sumbawa. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6 (1): 41-48.
Burhanuddin, et al.. (2024). Sosialisasi Penentuan Alternatif Solusi untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran bagi Guru di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6 (1): 41-48.
Hanafie Das, St. Wardah and Halik, Abdul. (2017). Pencapaian Kompetensi Guru Melalui Lesson Study. Parepare: Dirah.
Jakni. (2022). Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Kemdikbud. (2022). Learning Manegemen System (LMS) bagi Guru PPG dalam Jabatan 2023. Jakarta: Kemdikbud.
Kunandar. (2021). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Pustaka
Nurfidah, et al. (2020). Pemahaman Guru Bahasa Indonesia SMA, SMK dan MA Di Kota Timur Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan),4(3).
Subadi, T. (2018). Lesson Study sebagai Inovasi Pendidikan. Jakarta.
Subyantoro. (2022). Penelitian Tindakan Kelas: Metode, Kaidah Penulisan, dan Publikasi. Jakarta: RajaGrafindo.
Sukri, et al.. (2018). Pemasyarakatan Standard Pendidikan Guru di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 1(2).
Suyanu, et al.. (2020). Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Luar Ruang Kepada Guru Se-Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 3(4).
License
Copyright (c) 2025 Burhanuddin Burhanuddin, Mahsun Mahsun, Sukri Sukri, Ahmad Sirulhaq, Johan Mahyudi, Syarifuddin Syarifuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

