Pembelajaran Kooperatif Berbasis Demonstrasi Kimia Yang Dimodifikasi Sebagai Model Perkuliahan Kimia Analitik Berkarakter

Mutiah Mutiah, Sukib Sukib, Eka Junaidi, Yunita Arian Sani Anwar

Abstract

Penelitian ini  merupakan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi  untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik  dan karakter mahasiswa.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksakan selama 4 siklus. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Progdi. Pendidikan Kimia yang mengikuti matakuliah dasar dasar kimia aanalitik. Obyek penelitian ini adalah pemahaman mahasiswa pada konsep kimia analitik dan karakter kerja keras dan tanggung jawab.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep kimia analitik mahasiswa pada siklus I (titrasi asam basa) sebesar 57,5  siklus II (aplikasi titrasi asam basa) sebesar 65, siklus III (Titrasi pengendapan) sebesar 70, dan siklus IV (aplikasi titrasi pengendapan) sebesar 75. Peningkatan nilai karakter tanggung jawab adalah sebagai berikut: cukup (siklus I), baik (siklus II), baik (siklus III) dan sangat baik (siklus IV). Sedangakan untuk nilai karakter kerja keras mahasiswa adalah: cukup (siklus I), cukup (siklus II), baik (siklus III), dan baik (siklus IV).

Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis demonstrasi kimia yang dimodifikasi dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia analitik dan nilai karakter tanggung jawab dan kerja keras pada  mahasiswa.

 

Kata kunci:  demonstrasi kimia, pembelajaran kooperatif, pendidkan karakte

Full Text:

PDF

References

Barchok, K.H., JK. Too, dan Ngeno K.J., 2013. Effect of cooperative learning teaching strategy on the reduction of students’ anxiety for learning chemistry. Asian Journal of Social & Humanities, Vol. 2., No. 2: 30 – 36

Bilgin, I dan Geban, O., 2006. The effect of cooperative learning approach based on conceptual change condition on student’s understanding of chemical equilibrium concept. Journal of Science Education and Technology, Vol. 15: 31 – 46

Bowen, C. W., & Phelps, A. J. (1997). Demonstration based cooperative testing in general chemistry: A broader assessment-of-learning technique. Journal of Chemical Education, 74(6), 715-719.

Buncick, M.C., Betts, P.G., & Horgan, D.D. (2001). Using demonstrations as a contextual road map: enhancing course continuity and promoting active engagement in introductory college physics. International Journal of Science Education. 23(12), 1237-1255.

Chandrasegaran, A. L., Treagust, D. F., & Mocerino, M. (2008). An evaluation of a teaching intervention to promote students’ ability to use multiple levels of represen-tation when describing and explaining che-mical reactions. Rese-arch in Science Edu-cation, 38(2), 237-248.

Chiappetta, E.L., and T.R. Koballa. 2002. Science instruction in the middle and secondary schools. Upper Saddle River, NJ: Prentice-Hall

Chittleborough, G. D., Treagust, D. F., Mamiala, T. L., & Mocerino, M. (2005). Students' perceptions of the role of models in the process of science and in the process of learning. Research in Science and Tech-nological Education, 23(2), 195-212.

Colosi, J.C., and C.R. Zales. 1998. Jigsaw cooperative learning improves biology lab course. Bioscience 48, no. 2: 118–24.

Doménech-Carbó, A., Gimeno-Adelantado, J.V., dan Bosch-Reig, F. 2009. Misconceptions and metaconceptions in instrumental analysis. Acta Scientiae, Vol. 11: 73-87

Doymus, K., U. 2008. Teaching chemical bonding through jigsaw cooperative learning. Journal of Turkish Science Education 26, no. 1: 47- 57

Doymus, K., U. Simsek, and S. Bayrakceken. 2004. The effect of cooperative learning on attitude and academic achievement in science lessons. Journal of Turkish Science Education 1, no. 2: 103–13.

Jegede, S.A. (2007). Students’ anxiety towards the learning of Chemistry in some Nigerian secondary schools. Educational Research Review, 2 (7), 193-197.

Johnson, D. W., Johnson R. T., & Stanne, M. (2000). Cooperative learning methods: A meta-analysis. Running Head: Cooperative Learning Methods, 2-12

Kesuma, Dharma. Cepi Triatna dan Johar Permana. 2011. Pendidikan Karakter: KajianTeori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lickona, T. 2013. Educating for Character.Terjemahan Lita S. Bandung: Nusa Media.

McKee, E., F.M., Williamson, dan L.E. Ruebush. 2007. Effects of a Demonstration Laboratory on Student Learning. J. Sci Educ Technol, 16:395–400

Muti’ah, Siahaan, J., dan Sukib. 2015. Media demonstrasi kimia yang dimodifikasi untuk mengatasi miskonsepsi mahasiswa pada topic esensial kimia dasar. Laporan Penelitian HB Tahun I, Lemlit Unram

Mutiah, Loka, I.N., dan Sukib. 2012. Pengembangan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Chemical Separation Melalui Lesson Study. Laporan Penelitian, Lemlit Unram

Mustari, Mohamad. 2011. Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

Nursa’ban, M. 2013. Peningkatan Sikap Tanggung Jawab dan Kemandiria n Belajar Mahasiswa Melalui Metode Tutorial, Cakrawala Pendidikan, November 2013, Th. XXXII, No. 3, 432 – 443

Rasyidah, Umi Hidayatur, 2011. Pengembangan Karakter Tanggung Jawab, Kejujuran, Tekun/Gigih dan Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Fisika Matematika II Melalui Perkuliahan Terpadu. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikandan Penerapan MIPA,Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 14 Mei 2011.

Siegel, C. (2005). Implementing a research based model of cooperative learning. The Journal of Educational Research. 98 (6).1-15.

Slavin, R. E. 2009. Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik Edisi Kedelapan, Jilid 2. Ja- karta Barat: Indeks.

Thompson, J., dan Soyibo, K. 2002. Effects of lecture, teacher demonstrations, discussion and practical work on 10th grader’s attitudes to chemistry and understanding of electrolysis. Research in Science & Technological Education, 20(1), 25-35

Treagust, D. F., Chittleborough, G., & Mamiala, T. L. (2003). The role of submicroscopic and symbolic representations in chemical explanations. International Journal of Sci-ence Education 25(11), 1353-1368

Wulandari, Putu Afsari, dkk. (2013). Penerapan Konseling Behavioral Teknik Positive Reward untuk Meningkatkan Responsibility Academic Siswa Kelas X.6 SMA Laboratorium Undiksha Tahun Pelajaran 2012/2013,Vol. 1 No. 1.

Widuroyekti, Barokah. 2006. “Pendekatan Belajar Aktif dan Peningkatan Tanggung Jawab mahasiswa dalam Proses Tutorial Tatap Muka”. Jurnal Pendidikan,Volume 7, Nomor 1, hlm. 55 – 65.

Wenzel, T.J. “1995. A new approach to undergraduate analytical chemistry”, Anal. Chem.. v.67, p.470-475.

Wright, J.C., 1996. Authentic Learning Enviroment in Analytical Chemistry Using Cooperative Methods and Open-Ended Laboratories in Large Lecture Courses, J. Chem. Educ.. v.73, p.827-832,

Yuzhi, W. 2003. Using problem-based learning in teaching Analytical Chemistry. China Paper. Juli: 28-33

Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.