Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Fisika Dengan Pembelajaran Generatif Berbantuan Scaffolding Dan Advance Organizer

Penulis

Prelia Dwi Amanah , Ahmad Harjono , I Wayan Gunada

DOI:

10.29303/jpft.v3i1.334

Diterbitkan:

2017-07-30

Terbitan:

Vol 3 No 1 (2017): Januari - Juni

Kata Kunci:

generative learning, problem solving, scaffolding, advanve organizer

Articles

Cara Mengutip

Amanah, P. D., Harjono, A., & Gunada, I. W. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Dalam Fisika Dengan Pembelajaran Generatif Berbantuan Scaffolding Dan Advance Organizer. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi (JPFT), 3(1), 84–91. https://doi.org/10.29303/jpft.v3i1.334

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Metrik

Metrik sedang dimuat ...

Abstrak

Generative learning has an advantage in the process of receiving new knowledge, so that learners need a medium in understanding a phenomenon that occurs. This research can help in dealing with the problem of scaffolding and advance organizers. The population in this study is all students of class XI SMA Negeri 4 Mataram academic year 2016/2017. Sampling was done by purposive sampling technique, and this quasi experimental study used non-equivalent group design design with pre-test and post test. The results obtained from the class given generative treatment scaffolding assisted and advanced organizer have the same increase. In both classes expected the same as the previous ability, but the difference between the two is not much different. Therefore, there is no effect of generative learning model with scaffolding and advance organizer on ability.

Referensi

Amer, A., (2005). Analytical Thinking. Cairo: Center of Advancenent of Postgraduate Studies and Research in Engineering Sciences, Cairo University (CAPSCU), 1-14.

Ausubel, D.P. 1968. Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart, and Winston.

Gunawan. 2015. Model Pembelajaran Sains Berbasis ICT. Mataram: FKIP UNRAM.

Gunawan., Harjono, A., dan Sutrio. 2015. Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Konsep Listrik bagi Calon Guru. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1 (1): 9.

Hamdani, D., Kurniati, E., dan Sakti, I. 2012. Pengaruh Model Pembelajaran Generatif dengan Menggunakan Alat Peraga Terhadap Pemahaman Konsep Cahaya Kelas VIII di SMPN 7 Kota Bengkulu. Jurnal Exacta. 10 (1): 80-82.

Juani, A., Salsabila, E., dan Irawan, B. 2014. Perbandingan Kemampuan Penalaran Matematika antara Siswa yang diajar Menggunakan Model Pembelajaran Generatif dan Model Pembelajaran Matematika Knisley (Mpmk) Pada SMKN 26 Jakarta. JMAP. 13 (1): 48.

Luritawaty, Irena P., dan Nuraeni, R. 2015. Model Advance Organizer dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika. 6 (1): 13-19.

Rahmatiah, R., & Kusairi, S. (2017). Pengaruh Scaffolding Konseptual dalam Pembelajaran Group Investigation Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa SMA dengan Pengetahuan Awal Berbeda. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 45-54.

Septriani, N., Irwan, dan Meira. 2014. Pengaruh Pendekatan Scaffolding terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Pertiwi 2 Padang. Jurnal Pendidikan Matematika. 3 (3): 17-21.

Sugiana, I. N., Harjono, A., Sahidu, H., & Gunawan, G. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Berbantuan Media Laboratorium Virtual Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Siswa pada Materi Momentum dan Impuls. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 61-65.

Tan, W.C., Aris, B., and Abu, S. 2006. GLOTT Model: A pedagogically-enriched design framwork of learning environment to improve higher order thinking skills. AACE Journal, 14(2): 139-153.

Tasiwan, Nugroho, da Hartono. 2014. Pengaruh Advance Organizer Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Analisis-Sintesis Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 10 (1): 1-8.

Ulusoy, F. M., and Onen, A. S. 2014. A Research on the Generative Learning Model Supported by Context-Based Learning. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education. 10(6): 537-546.

Lisensi

Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
  2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT).
  3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >> 

Artikel Serupa

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.