Pengembangan E-Modul Berbasis Tiga Level Representasi Pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Kelas XI

Authors

  • Rabiatul Adawiyah Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Mataram
  • Dwi Laksmiwati Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Mataram
  • Supriadi Supriadi Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Mataram
  • Mutiah Mutiah Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/cep.v4i3.2744

Keywords:

Pengembangan, e-modul berbasis tiga level representasi, kesetimbangan kimia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dari e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia di kelas XI yang sudah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) model 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari dua dosen pendidikan kimia dan satu guru kimia SMA Negeri 1 Praya Timur sebagai penguji kelayakan e-modul berbasis tiga level representasi. Sedangkan uji coba skala kecil dilakukan pada siswa kelas XI SMAN 1 Praya Timur. Pengujian kelayakaan e-modul dari validator 1 diperoleh sebesar 76% (kriteria cuku valid), validator 2 diperoleh sebesar 81% (kriteria cukup valid) dan validator 3 diperoleh sebesar 75% (kriteria cukup valid), penilaian uji keefektifan dari hasil belajar siswa diperoleh sebesar 80,8% (kriteria sangat efektif), dan penilaian kepraktisan e-modul dari angket respon siswa diperoleh sebesar 94% (kriteria sangat praktis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis tiga level representasi pada materi kesetimbangan kimia untuk kelas XI yang dikembangkan layak, praktis dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada kondisi pademi Covid-19.

References

Akbar. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Rosda.

Ariani, S., Effendy, E., & Suharti, S. (2020). Model Mental Mahasiswa Pada Fenomena Penghilangan Karat Melalui Elektrolisis. Chemistry Education Practice, 3(2), 55-62.

Arikunto. S. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. 2017. Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan SMA. Jakarta: KementerianPendidikan dan Kebudayaan.

Elaine, B. J.2007. Contextual Teaching and Learning; Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikan dan Bermakna. Bandung : MLC.

Gilbert, J. K., & Treagust, D. F. Towards a Coherent Model for Macro, Submicro and Symbolic Representations in Chemical Education. Models and Modeling in Science Education, 333.

Kasmir. 2003. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kubes, I. I. (2011). Efektivitas instrumen evaluasi hasil belajar menggunakan media elektrik quiz pada materi pokok larutan buffer kelas XI MAN 1 Salatiga (Doctoral dissertation, IAIN Walisongo).

Laili, I. (2019). Efektivitas Pengembangan E-Modul Project Based Learning pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(3), 306-315.

Nadeak, B., Parulian, A., Pristiwanto, P., & Siregar, S. R. (2016). Perancangan Aplikasi Pembelajaran Internet dengan Menggunakan Metode Computer Based Instruction. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 3(4).

Nurchaili, N. (2010). Membentuk Karakter Siswa melalui Keteladanan Guru.

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(9), 233-244.

Puji, K. M., Gulö, F., & Ibrahim, A. R. (2014). Pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran bentuk molekul di SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia, 1(1), 59-65.

Purnama, R. D., Mawardi, M., & Fadhilah, R. (2016). Analisis Kesulitan Belajar Kimia pada Materi Larutan Penyangga Siswa Kelas XI IPA 1 MAN 2 Pontianak. AR-RAZI Jurnal Ilmiah, 4(2).

Richey, R. C., & Klein, J. D. (2013). Design and development research. Handbook of Research on Educational Communication and Technology, 141-150.

Suarsana, I. M. (2013). Pengembangan e-modul berorientasi pemecahan masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 2(2).

Supriadi, S., Ibnu, S., & Yahmin, Y. (2018). Analisis model mental mahasiswa pendidikan kimia dalam memahami berbagai jenis reaksi kimia. Jurnal Pijar MIPA, 13(1), 1-5.

Supriadi, S., Wildan, W., Hakim, A., Savalas, L. T., & Haris, M. (2021). Model Mental dan Kemampuan Spasial Mahasiswa Tahun Pertama dan Ketiga Pendidikan Kimia di Universitas Mataram. Jurnal Pijar Mipa, 16(3), 282-287.

Thiagarajan, S. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook.

Usu, N., Rahmanpiu dan Marhadi, M. A.(2019).Analisis Miskonsepsi Pada Materi Kesetimbangan Kimia Menggunakan Tes Diagnotik Two Tier Multiple Choice. Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo.(4)3,226.

Downloads

Published

2021-11-30

How to Cite

Adawiyah, R., Laksmiwati, D., Supriadi, S., & Mutiah, M. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis Tiga Level Representasi Pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Kelas XI. Chemistry Education Practice, 4(3), 262–268. https://doi.org/10.29303/cep.v4i3.2744

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.